Kembali ke Daftar
11 Desember 2025

Perkuat Standar Etika Bisnis, KPN Plantations Gelar Pelatihan Human Rights Due Diligence (HRDD)

JAKARTA – KPN Plantations menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Livelihoods & Social Sustainability” yang dilaksanakan selama dua hari, pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta. Kegiatan ini berfokus pada pendalaman pemahaman mengenai Human Rights Due Diligence (HRDD) sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pelatihan difasilitasi oleh Dignity in Work for All (sebelumnya dikenal sebagai Verité Southeast Asia) dengan dukungan mitra Perusahaan sebagai bagian program Supplier Development Program, dan diikuti oleh tim Human Capital. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap standar ketenagakerjaan global serta penerapannya dalam operasional perusahaan dan rantai pasok, khususnya terkait penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Sustainability Division Head KPN Plantations, Anwarsyah Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses penguatan sistem dan upaya mitigasi risiko sosial di unit manajemen perusahaan. Ia menekankan bahwa isu-isu ketenagakerjaan, seperti kerja paksa, kesetaraan gender, dan praktik perekrutan yang bertanggung jawab, semakin menjadi perhatian dalam konteks pasar dan regulasi global.

“Penerapan HRDD kami pandang sebagai proses jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan hukum, tetapi juga pada bagaimana perusahaan mengelola risiko dan dampak sosial secara lebih sistematis,” ujar Anwarsyah.

Selama pelatihan, peserta membahas berbagai aspek utama dalam HRDD, mulai dari identifikasi risiko kerja paksa, termasuk pembatasan kebebasan bergerak, penahanan dokumen identitas, hingga potensi jeratan utang. Pembahasan tersebut dikaitkan dengan prinsip ethical recruitment sebagai langkah pencegahan sejak tahap awal perekrutan. Selain itu, materi juga mencakup kesetaraan gender dan non-diskriminasi, pentingnya mekanisme pengaduan yang efektif dan aman, serta pemenuhan hak dasar pekerja seperti upah dan jam kerja yang sesuai ketentuan.

Di akhir sesi, peserta didorong untuk menyusun rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan secara bertahap di unit kerja masing-masing.

Anwarsyah berharap pelatihan ini dapat menjadi dasar bagi penguatan evaluasi internal yang dilakukan secara berkelanjutan, baik di tingkat operasional maupun dalam hubungan dengan pemasok.

“Kami berharap pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan secara praktis dan konsisten dalam kebijakan serta prosedur kerja sehari-hari,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, KPN Plantations melanjutkan upayanya untuk menyesuaikan praktik operasional dengan perkembangan standar keberlanjutan dan ketenagakerjaan yang berlaku secara global.

Berita Lainnya

Aktivitas Warga Menjadi Lancar setelah Jembatan Sungai Kuning Diperbaiki PT CRS KUANTAN SINGINGI
Lihat Selengkapnya
Kepedulian Pemerintah Kabupaten Merauke dan PT. Agriprima Cipta Persada terhadap Petani Kopi di Wilayah Muting
Lihat Selengkapnya
PT. TH-Indo Plantations Serahkan Ambulance Laut Untuk Masyarakat Desa Tanjung Simpang
Lihat Selengkapnya